Selasa, 06 September 2016

Istiqomah

Assalamu'alaykum warahtullahi wabarakatuh.
Sahabat sehati yg istiqamah merindukan ridha dan hidayah Allah, semoga Allah karuniakan kita kmudahan untuk mewujudkan keluarga yg diridhai dan diberkati Allah.

*Renungan untuk segenap orang tua*

*Refleksi Luar Biasa* dari Mas Agus Zainal Arifin (Dekan TI ITS) bagi para orang tua maupun dosen/guru yang untuk sementara waktu berprofesi sebagai pengganti orang tua di rumah. Selamat menghayati dan mengamalkan 👇

*Urutan logika...siklus nakalnya anak dengan tidak bijaknya orang tua itu begini*:

*Karena anaknya nakal...maka orang tuanya murka.*

*Karena orang tuanya murka.. maka Allah juga murka.*

*Karena Allah murka...maka tidak turun rahmat di rumah itu.*

*Karena tidak turun rahmat di rumah itu...maka keluarga itu akan banyak masalah.*

*Karena keluarga itu banyak masalah...maka anaknya...tidak merasakan kebahagiaan dan tidak nyaman...sehingga akan semakin nakal.*

*Prinsip inti siklusnya* sebenarnya masih pada orang tua...yakni: 👇

*Ridha Allah...berada pada ridhanya orang tua.*

*Murka Allah...berada pada murkanya orang tua.*

Maka *strategi* paling *efisien* untuk memutus rangkaian siklus itu...Insyaa Allah ada *pada bagian awal*...yakni *mencegah orang tua murka*...
 *Bila orang tua segera menghadapi anaknya... dengan kasih sayang dan tidak dengan kemurkaan* ..
maka *orang tua itu...menunjukkan kepada Allah...bahwa mereka berdua ridha kepada anaknya...Tentu bukan ridha terhadap kenakalannya.. melainkan ridha kepada diri anaknya.*

Dengan memastikan ridha kepada anak..maka orang tua akan dapat melakukan 3 tahap ini:

*1. Segera memaafkan anaknya...tidak memarahinya sama sekali...dan segera berusaha memahami situasi apa yang sedang dihadapi anaknya.*

*2. Segera beristighfar dan do'akan serta menemuinya ...berdialog dan turut mendiskusikan...solusi terbaik apa yang harus diambil oleh anak...orang tua atau pihak lainnya...sambil terus mendoakannya dg penuh harap.*

*3. Segera melupakan segala kesalahan anaknya tadi...dan tidak mengungkit-ungkitnya kembali.*

وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
*"Bila kalian memaafkannya...menemuinya dan melupakan kesalahannya...maka ketahuilah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.* (QS 64:14).

Dengan *konversi murka* menjadi *ridha*...maka sekarang siklusnya jadi begini 👉 *Suatu hari anak itu nakal...Orang tuanya...segera melakukan 3 tahap itu...dengan penuh kasih sayang...sebagai wujud keridhaan mereka kepada anaknya.*

*Karena orang tua anak itu ridha...maka Allah meridhainya.*

*Karena Allah meridhainya...maka rumah yang penuh ridha itu...dirahmati Allah.*

*Karena rumah itu penuh rahmat Allah...maka keluarga itu penuh kasih sayang...sehingga jadi makin bahagia.*

*Karena keluarga itu bahagia...maka anak tidak akan sempat lagi nakal...sebab setiap masalah hidupnya selalu segera mendapat solusi.*

*Jadi...pada setiap kenakalan anak (mohon maaf)...solusi perbaikannya...sesungguhnya bukan pada anak...melainkan pada orang tuanya si anak...*
 Semoga bermanfaat dan silahkan share agar kita dapat mewujudkan keluarga yg diridhai dan diberkati Allah.
Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar